PEWARNAAN BAKTERI

    Pewarnaan atau pengecatan terhadap mikroba banyak dilakukan baik secara langsung ataupun secara tidak langsung (melalui biakan murni). Tujuan dari pewarnaan mikroba diantaranya untuk :

Ø  Mempermudah melihat bentuk bakteri, ragi ataupun fungi (jamur)
Ø  Memperjelas ukuran dan bentuk jasad mikroba
Ø  Melihat struktur luar dan apabila memungkinkan dapat terlihat struktur dalam mikroba
Ø  Melihat reaksi mikroba terhadap pewarna yang diberiikan sehingga sifat-sifat fisik maupun kimia yang ada dapat diketahui

    Pewarnaan yang digunakan pada umumnya berbentuk senyawa kimia khusus yang akan memberikan reaksi kalau mengenai bagian tubuh mikroba. Pewarna mikroba dapat berbentuk ion bermuatan positif ataupun negatif.

    Sel bakteri bermuatan negatif jika dalam keadaan mendekati pH netral, sehingga apabila diberikan pewarna yang bermuatan positif seperti methylen blue hasil pewarnaan akan menunjukkan warna yang jelas.

      Jenis zat warna serta muatan yang terdapat didalamnya adalah sebagai berikut :    

Zat Warna Asam
Zat Warna Basa
Methylen blue
Neosinat
Sufranin
Eosin
Merah-Netral
Fukhsin-asam

Merah-Congo


Anion
Kation
Cl-
Na+
SO42-
K+
CH3COO-
Ca+

NH3-

    Pewarna bakteri akan bersifat :    

Ø  Asam apabila terdapat muatan ion negatif pada zat warna
Ø  Basa apabila terdapat ion positif pada zat warna

    Selain zat warna asam dan basa, terdapat juga zat warna indiferen diantaranya :

Ø  Sudan 
Ø  Eosin-methylen-blue 
Ø  Dimethyl-amid-azo-benzol 
    
    Salah satu sifat dari zat warna untuk penggunaan mikroba adalah bahwa zat warna asam pada umumnya memiliki sifat bersenyawa lebih cepat dengan bagian sitoplasma sel, sedangkan zat warna basa mudah bereaksi dengan bagian-bagian inti sel.

    Secara garis besar teknik pewarnaan bakteri dapat dikategorikan sebagai berikut :

1.     Pewarnaan sederhana
2.     Pewarnaan diferensial, terdiri atas pewarnaan gram dan tahan asam 
3.   Pewarnaan negatif 
4. Pewarnaan khusus untuk melihat struktur tertentu seperti pewarnaan flagel, pewarnaan spora,pewarnaan kapsul serta pewarnaan dinding sel


Daftar Pustaka : Tim Penyusun. 2010. “Modul Pewarnaan Bakteri”. Bandung : SMKN 13 Bandung 

Komentar